Terkait Pencatutan, Max Pentury Menyebut Organisasi Gereja Jangan Diseret Dalam Dinamika Internal Partai Demokrat

AMBON,N25NEWS.com-Kader Partai Demokrat kubuh KLB Deli Serdang Medan,Max Pentury mengatakan organisasi gereja jangan sampai terseret dalam seluruh dinamika internal partai politik.Apalagi,penyampaian pikiran lewat organisasi yang mereka wadahi.

“Saya melihat dari dua pendekatan yang berbeda yakni,adik-adik ini adalah korban dari kepentingan partai,dimana mereka di dorong dalam kepentingan personal di internal partai Demokrat,”ungkap Pentury pada awak media di Ambon belum lama ini.

Selain itu,kata Pentury organisasi kepemudaan gereja ini telah digiring jauh sampai pada wacana sebelumnya tentang mekanisme proses PAW (pergantian antar waktu) yang terjadi dalam partai Demokrat di Maluku.

Lebih lanjut menurutnya,semestinya organisasi pemuda gereja tidak boleh terlibat dalam politik praktis.Sebab hal itu,akan merusak sistem perpolitikan itu sendiri.Padahal,kata Pentury organisasi gereja harus tetap menjalankan fungsinya sebagai penegak politik kebangsaan.

Sebenarnya semua organisasi pemuda gereja posisinya harus disitu.Sebab kalau pemuda gereja berpolitik seperti parpol,nantinya bisa kacau.Jadi biarkan internal partai yang mengurus politik praktis,sedangkan kita menjalankan politik moral kebangsaan,”ungkapnya.

Ditambahkannya,sebagai organisasi gereja Tapi seyogianya dia tidak terlibat langsung didalamnya,dalam bentuk pernyataan-penyataan tertulis secara administratif,sebab itu bukan domainnya.

Baca juga :   Camat Kairatu Barat Dilaporkan Ke Kejaksaan Negeri SBB,Oleh Gerakan Peduli Negeri Nuruwe

“Karena itu,menurut pendapat saya,ini sebetulnya mereka disatu sisi adalah korban dari sebuah dugaan untuk mendorong mereka masuk dan ini sebuah presenden buruk bagi partai Demokrat Maluku,”ujarnya.

Kalau ini benar mereka diseret dalam kesadaran,maka justru ormas,organisasi pemuda yang tanda petik dibawa bendera keagamaan.Ini justru partai menyeret mereka yang semestinya tidak boleh.Dan, apabila mereka yang membawa diri ini menjadi tanggung jawab pembinaan yang namanya induk organisasinya ataupun gereja yang menaungi mereka dalam proses pembinaan terhadap sikap-sikap penyataan-pernyataan sikap politik mereka.

“Itu yang ingin saya sampaikan menyikapi dengan dinamika ada lima organisasi pemuda gereja yang menyikapi dalam bentuk pernyataan tertulis kepada DPD Partai Demokrat Maluku,”ucapnya.

Karena mereka tidak mengerti bahwa mereka tidak semestinya masuk dalam ruang itu.Karena itu,soal internal partai dan tidak boleh harus ada dukung mendukung,kalau persoalan internal oleh lembaga apalagi oleh organisasi gereja.

“Saya tidak mendukung bahwa mereka diproses seperti apa bawa mereka adalah korban dibina tapi kalau mereka dalam setiap kesadarannya terlibat otomatis paling tidak mereka harus mendapatkan ganjaran,”tandasnya.

Editor : Aris Wuarbanaran

tags

Check Also

Latuconsina: Ada Keterlibatan Pimpinan Partai Lain Dalam Kisruh Internal Golkar Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Ketua Bidang Kepartaian Bisri A.Sidiq Latuconsina mengatakan kader Partai Golkar yang tidak puas dengan …