Ungkapan Isi Hati Lailossa Di Musda Partai Golkar Malteng

AMBON,N25NEWS.com-Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tengah (Malteng) Rudolf Lailossa,mengatakan dalam periode kepemimpinannya sebagai ketua DPD Golkar Malteng dirinya hanya mendapat tiga tahun untuk memimpin partai berlambang pohon beringin ini di bumi Pamahanunusa,sebab di tahun 2020 terjadi Munaslub,sehingga pihaknya didaerah harus mengikuti apa yang telah diselenggarakan pemerintah pusat.

“Partai Golkar adalah benteng pancasila,karena pancasila merupakan rumah kita dan kemajemukan adalah teman Partai Golkar,”kata Lailossa dalam sambutannya pada pembukaan Musda DPD Partai Golkar Malteng,yang berlangsung di gedung Mae Oku kota Masohi,belum lama ini.

Menurutnya,ada 4 pilar yang menjadi satu kesatuan utuh untuk tetap menjaga Partai Golkar,sehingga tetap ada bersama-sama dengan masyarakat Malteng sampai hari ini untuk melangkah dari dari benteng pancasila serta rumah pancasila,maka silaturahmi dan kekeluargaan itu perlu dijaga.
Selain itu,Lailossa menjelaskan tentu dirinya sebagai manusia pastila mempunyai kelemahan dan kekurangan,namun baginya itu merupakan sebuah berkat yang diberikan oleh Tuhan yang maha esa serta melalui kekurangan itu,dirinya dan Partai Golkar masih tetap ada sampai saat ini.

“Hari Golkar masih tetap ada walaupun,kita semua tau bukan MK3 lagi yang menyerang kita tetapi,mortir sampai helikopter semua serang Partai Golkar,namun Golkar tidak akan pernah gentar bahkan mundur sehingga,kami masih tetap tumbuh dan Partai Golongan Karya tetap ada 4 kursi di DPRD Malteng,”jelas Lailossa.

Lebih lanjut Lailossa mengatakan,andai saja pada tanggal 19 April 2019 kemarin seluruh kekuatan yang ada pada saat Musda ini diberikan kepada Partai Golkar,dirinya yakin Partai Golkar akan meraih kemenangan besar di Kabupaten Maluku Tengah.

“Tapi apa yang terjadi kemarin,kami dibombardir habis dan hari ini juga saya sangat bingung,bamyak orang berteriak bahwa kita bersama-sama meneriakkan kita adalah pahlawan Partai Golkar dan tidak apalah karena itu adalah proses demokrasi,tetapi kita harus berkata jujur pada diri sendiri itu yang lebih baik,”ujar Lailossa.

Adapun,putra negeri Waraka ini menegaskan,dirinya sangat mencintai Partai Golkar,dirinya merupakan generasi kedua di Golkar Maluku Tengah.

“Saya mengisap kalsium ibu saya adalah kalsium Partai Golkar,saya melihat fajar pertama dan mengisap susu ibu saya yaitu susu Partai Golkar dan hari ini saya berdiri disini karena keringat Partai Golkar.

“Oleh karena itu,jangan ada yang mau mencoba untuk mencabik-cabik Partai Golkar,saya akan marah,”tegas Lailossa yang disambut dengan aplaus meriah dari para pendukung setianya serta peserta Musda.

Selain itu,dirinya berjanji kalaupun di pasung dan di bunuh dari Partai Golkar,namun dorinya akan tetap memilih setia pada partai ini,sebab dirinya sangat paham dan tau sejarah berdirinya Partai Golkar di Maluku maupun di Malteng.Dan orang tua dirinya merupakan pendiri Partai Golkar Maluku lebih khusus di Malteng.

“Untuk itu,andai saja tidak ada satu pun dari Banda sampai ke Henahitu (kecamatan Salahutu,Leihitu,Leihitu Barat),dari Lease (Saparua,Haruku,Nusalaut),sampai ke Nusa Ina tidak lagi memilih Partai Golkar,maka demi Tuham dan leluhur saya tegaskan,saya Rudolf Lailossa beserta istri akan tetap bertahan di Partai Golkar,”tandasnya.

Untuk diketahui hadir pula pada saat Musda Partai Golkar Maluku Tengah,Korwil Maluku,Maluku Utara Hamza Sangadji,serta Yusry Mahendar Ketua OKK Partai Golkar Maluku berserta rombongan.

Penulis : Santos W

Editor : Redaksi

Check Also

Lakukan Reses Muhammad Rany Tualeka,Anggota DPRD Malteng Fraksi PKB Serap Aspirasi Masyarakat Haruku

HARUKU,N25NEWS.com-Anggota sekaligus Ketua Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Maluku Tengah Muhammad Rany Tualeka. ST …