UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku meraih penghargaan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) atas partisipasi mereka dalam program 76 Jam Pemasyarakatan Menuju 76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ditayangkan melalui kanal YouTube beberapa waktu lalu. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Maluku, Andi Nurka, di Aula Kanwil Maluku, Senin (20/9).

Para penerima penghargaan adalah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Lapas Kelas IIB Piru, Lapas Perempuan Kelas III Ambon, Lapas Kelas III Saparua, Lapas Kelas III Banda Naira, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon.

“Apresiasi setinggi-tingginya bagi delapan UPT Pemasyarakatan yang menerima penghargaan. Selamat dan terima kasih atas kinerja rekan-rekan sekalian. Semoga ini menjadi inspirasi bagi UPT yang lain,” puji Kakanwil.

Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Divisi Pemasyarakatan Maluku, Saiful Sahri. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan suntikan motivasi bagi jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Maluku untuk tetap konsisten membangun Pemasyarakatan lewat peran kehumasan.

“Ini bukti kerja keras jajaran Pemasyarakatan, khususnya rekan-rekan humas, tetap semangat dan konsisten membangun Pemasyarakatan. Kami aktif jalankan program one day one news dan semua UPT ikut berpartisipasi,” ucap Saiful seraya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk tetap semangat memberitakan Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Saiful yang juga Kepala Lapas (Kalapas) Ambon mengatakan keberhasilan atas video berjudul “Inovasi Layanan Kesehatan Lansia Meredeka Dari Sakit” yang dikirimkan jajarannya merupakan hasil kerja keras bersama. “Pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama dan koordinasi antara tim humas dan dukungan jajaran Lapas Ambon dalam mendukung kegiatan kehumasan yang berpartisipasi dala pemberitaan positif,” tuturnya

Penghargaan tersebut diharapkan memotivasi jajarannya untuk dapat lebih semangat meraih prestasi lainnya. “Kami akan mengoptimalisasian media sosial dan fokus pada strategi kehumasan, yaitu lebih kreatif serta lebih cepat dan responsif guna membangun public trust,” janji Saiful.

Sementara itu, Kalapas Perempuan Ambon Ellen M. Risakotta, mengatakan penghargaan ini menjadi satu acuan kepada tim humas untuk terus berkarya, baik dalam bentuk video, foto, maupun dalam media-media lain. “Jangan kendor, jangan juga berbangga hati karena ini baru awal. Teruslah berkreasi dan berinovasi terhadap layanan-layanan yang ada di Lapas Perempuan Ambon kepada publik,” ajaknya.

Untuk tim humas Lapas Perempuan Ambon, Ellen mengingatkan ini salah satu langkah kecil dalam bentuk penghargaan tertinggi dari Dirjenpas menuju langkah besar. Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada Ditjenpas yang sudah melibatkan UPT untuk menunjukan kreativitasnya. “Ini apresiasi yang sangat luar biasa dari Dirjenpas kepada UPT Pemasyarakatan di Maluku. Semoga dapat meningkatkan kinerja tim humas Lapas Perempuan Ambon,” harapnya.

Mewakili LPKA Ambon, Catherian V. Picauly selaku Kepala LPKA sangat bangga dan berterima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan Dirjenpas atas keikutsertaan dalam program dimaksud. “Semoga piagam penghargaan ini menjadi motivasi bagi jajaran humas LPKA Ambon,” serunya.

Salah satu kontributor humas LPKA Ambon, Einry Sameaputty, menyampaikan video yang diikutsertakan adalah kompilasi dari beberapa video kegiatan rutin LPKA Ambon. “Atas petunjuk pimpinan, kami mengkompilasi video-video kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan dan dikirimkan ke Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,” ujar Einry.

Kepala Bapas Ambon, Aminah Kilkoda, sangat berbangga dengan jajarannya di bagian humas yang secara bersama-sama kerja tim dalam pembuatan video dimaksud sehingga diberikan sertifikat penghargaan dari Ditjenpas. Ia berharap jajarannya tidak langsung merasa puas dengan apa yang sudah didapatkan, namun menjadi motivasi untuk bisa menjadi humas yang lebih baik lagi ke depannya agar bisa menjadi pelayan publik yang profesional.

“Sebenarnya tujuan humas tidak lain adalah menjaga reputasi atau nama baik Bapas Ambon sendiri. Selama ini masyarakat tidak tahu peran Bapas, tugasnya untuk apa. Lewat humas, akhirnya memberikan pemberitaan pemberitaan positif ke masyarakat kalau Bapas kerjanya untuk melakukan pendampingan, pembimbingan, pengawasan dan Penelitian Kemasyarakatan,” ucap Aminah.

Ia menyebut banyak-kegiatan yang sudah dipublikasikan di berbagai media sosial, baik melalui website, Facebook, Instagra, dan media sosial lainnya. “Semoga ke depannya humas Bapas Ambon bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mengelola penyampaian dan penyebaran informasi untuk mempertahankan reputasi baik di mata masyarakat,” harap Aminah.

Dari Aceh, penghargaan serupa diterima Lapas Kelas IIB Lhoksukon. “Ini suatu yang membanggakan dan harus selalu kita jaga. Kalau bisa jauh lebih baik lagi dan tingkatkan karena apa yang sudah kita raih saat ini bukan untuk membuat kita harus cepat puas dalam pencapaian, tapi dijadikan loncatan lebih maju lagi,” tegas Kalapas Lhoksukon, Yusnaidi.

Ia menyebut penghargaan yang berikan ini tidak terlepas dukungan semua pihak, termasuk seluruh jajaran Lapas Lhoksukon. “Kami sangat berterima kasih kepada Dirjenpas atas perhargaan ini,” tutur Yusnaidi.

Di tempat berbeda, Kalapas Saparua, Ernes L. Laturette, mengapresiasi penghargaan yang diberikan atas keikutsertaan program 76 Jam Pemasyarakatan Menuju 76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. “Terima kasih untuk teman-teman humas yang telah berkonstribusi pada kemajuan Lapas Saparua. Tetap konsisten dalam melakukan pemberitaan dan jaga kekompakan. Tingkatkan kinerja kehumasan dalam melakukan pemberitaan agar citra postif Lapas Saparua di mata masyarakat tetap terjaga,” pesannya.

Hal senada disampaikan Ellen Anakotta selaku Kepala Subseksi Pembinaan. “Saya selaku Ketua Tim Humas merasa bangga dengan kerja teman-teman humas. Ke depannya kami akan terus meningkatkan kinerja agar dapat bersaing dengan teman-teman humas di UPT lain,” janjinya.

Dari Lapas Banda Naira, Hendra Sahbudin selaku Ketua Kehumasan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim kehumasan Lapas Banda atas kinerja yang berbuah penghargaan. “Kiranya penghargaan ini menjadi salah satu bentuk semangat bagi kita untuk tetap berkarya. Mari tetap meningkatkan dan memacu kreativitas sehingga bisa meraih dan mendapatkan penghargaan-penghargaan lainnya,” ucap Hendra.

Sementara itu, Kalapas Banda Naira, Hamdani, juga menyampaikan apresiasinya kepada tim kehumasan Lapas Banda Naira. “Jangan cepat berbangga diri dan berpuas diri, tetapi jadikanlah sebagai tolak ukur saudara-saudara dalam terus berinovasi dan terus lakukan yang terbaik untuk Lapas Banda Naira,” pinta Hamdani.(**)

Check Also

Jemaat Imanuel Amahusu,Gelar Diskusi Pencegahan Radikalisme Dan Sadar Konstitusi Berbasis Komunitas

AMBON,N25NEWS.com-Jemaat Imanuel dalam hal ini Seksi Pengembangan Oikumene Semesta HPM Imanuel Amahusu menggelar diskusi terkait …