Uskup Mandagi : Bodoh kalau Pilkada Jadi Konflik Orang Maluku

AMBON,N25NEWS.COM – Bodohlah kita Rakyat Maluku Kalau karena Pilkada ini terjadi konflik dan perpecahan antar kita. Apalagi Maluku pernah jadi Kota Rawan Konflik.

Hal ini diakui oleh Uskup Diosis Amboina, Mandagi usai di temui awak media hari ini, Rabu (28/03/18) di Kediaman nya, Jl.Pattimura, Kota Ambon.

Menurut Uskup Mandagi, Pilkada haruslah diwarnai dengan kegembiraan dan sukacita.

“Ini kesempatan istimewa kita sebagai rakyat dimana kita akan  memilih dengan bebas pemimpin kita,” tandasnya.

Disamping itu, para calon gubernur juga maupun walikota, bupati bahkan tim sukses pun wajib mengajak pemilih dengan benar. Bukan dengan menakut-nakuti atau janji dusta.

“Ini Negara Demokratis dan berdaulat pada rakyat. Itu artinya Rakyatlah yang berkuasa,” ungkapnya

“Jangan salah pilih! Pilihlah dengan hati nuranin, bukan karena terpaksa atau ditekan apalagi karena telah di suap,” tegas Mandagi.

Sama halnya pula terhadap kinerja TNI/Polri, di harapkan sebagai keamanan harus netral menjaga kedamaian Kota Ambon bahkan Maluku Seluruhnya jelang Pilkada. Itupun juga berlaku bagi Penyelenggara Pilkada, KPU serta Bawaslu bertindak harus sesuai aturan. Jangan memihak hanya pada satu petahana.

“Untuk itu, sangat penting menghindari konflik dan perpecahan diantara kita. Maluku jangan mau di bodohi, rakyat jangan mau di tekan apalagi di suap. Bahaya ini kemudian akan membawa kita pada kebodohan dan keterbelakangan. Oleh karena itu, perlu kita ciptakan rasa aman, dan damai di Maluku, serta berkembang di segala bidang. Supaya Maluku jangan miskin lagi,” harapnya.
(Aris Wuarbanaran)

Check Also

Lakukan Reses Muhammad Rany Tualeka,Anggota DPRD Malteng Fraksi PKB Serap Aspirasi Masyarakat Haruku

HARUKU,N25NEWS.com-Anggota sekaligus Ketua Fraksi PKB Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Maluku Tengah Muhammad Rany Tualeka. ST …