Veteran Maluku Mulai Berkurang,Generasi Milenial Siap Lanjutkan Semangat Nilai Juang 45.

AMBON,N25NEWS.com-Waktu terus berputar dan tahun terus berganti,itulah kodrat yang tak bisa disangkal,apa yang terjadi pada para veteran perang (war veteran) Maluku yang sekarang makin berkurang,sehingga yang bisa melanjutkan nilai-nilai semangat juang 45 adalah anak-anak buah kandung sendiri sebagai generasi milenial (pemuda panca marga).

Hal ini dikatakan,Ketua DPD Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Maluku Karel Alberth Ralahalu,kepada awak media pada saat ditemui disela-sela acara Training Of Trainer (TOT),Pelatihan Calon Pelatih Pelaksana Sosialisasi Jiwa,Semangat Dan Nilai-Nilai Juang 1945 (JNS 45) yang berlangsung di Hotel Everbringth Ambon,senin (25/11/2019).

“Mereka yang hadir untuk kegiatan TOT ini berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda seperti,dari pendidik,PNS dan dosen,maka kita harap mereka ini dapat melanjutkan apa yang menjadi jiwa semangat 45,”ungkap mantan gubernur Maluku ini.

Selain itu,program LVRI juga lebih diarahkan kepada guru-guru sejarah,mapun kepada semua tokoh-tokoh masyarakat lainnya guna melanjutkan sosialisasi ini ke generasi jaman now.

Diketahui,DPD LVRI telah melaksanakan pertama kali pada bulan Maret untuk para soaialisator dan kemudian di program ini akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah mulai dari SD,SMP,SMA dan perguruan tinggi.

“Jadi kita tingkatkan kemampuan mereka bukan saja untuk sosialisator,tetapi jug untuk menjadi pelatih yang diharapkan mereka akan memberikan pelatihan ini kepada guru-guru sejarah,”jelas Ralahalu.

Baca juga :   Pemuda Desa Kawa SBB Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal

Sementara itu,dikesempatan yang sama,Wakil Ketua DPP LVRI Bantu Hardjijo mengatakan,implementasi dari pada program ini lebih diarahkan pada generasi milenial dan semua kalangan untuk dapat menjadikan pancasila UUD 45 dan sejarah perjuangan bangsa dengan materi kekinian yang dihadapkan pada pembangunan bangsa kedepan.

“Inti dari pada pelatihan ini,adalah bagimana mereka mampu melanjutkan sebagai sosialisator dan juga sebagai pelatih guna menyampaikan program ini kepada semua kalangan termasuk generasi milenial,”tutur Bantu.

Dikesempatan yang sama Ketua DPP LVRI Nono Sukarno mengatakan era globalisasi begitu pesat hingga menggerus sejarah perjuangan bangsa,oleh karena itu program ini sangat perlu dilakukan guna mengkanter semua permasalahan di kalangan generasi milenial seperti faham radikaliame,yang selalu memanfaatkan generasi milenial.

“Atas dasar itu,kami para veteran sebelum kami meninggalkan semua ini,kami ingin bagaimana nilai-nilai semangat 45 itu bisa dilestarikan melalui program pewarisan yang diharpkan tetap lestari sampai kapan pun,”tandas Sukarno.

Lebih lanjut Sukarno tandaskan dilaksanakannya program ini masih terkendala dengan kurangnya tenaga,sebab dari pusat tenaga terbatas.

Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi

Check Also

UPT Pemasyarakatan Sabet Penghargaan Dari Dirjenpas

AMBON,N25NEWS.com  – Delapan Unit Pelaksana (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan …