Walikota Lantik Raja Negeri Laha

AMBON,N25NEWS.com – Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy secara langsung melantik Rifally Azhar, sebagai Raja Negeri Laha, yang berlangsung di Ruang Rapat Balai Kota Ambon, Senin (23/9/19).

Pengkuhan Azhar sebagai Raja Ngeri Laha merupakan kerja keras dari Saniri melalui pertemuan-pertemuan rutin yang dilaksanakan di tingkat negeri, kemudian disusun dalam sebuah peraturan negeri, dan dengan jelas peraturan negeri Laha yang disepakati.

“Secara formal mengisyaratkan mata rumah  Prenta di negeri Laha yakni  mata Rumah Mewal, sehingga  Rifally Azhar secara aklamasi ditetapkan oleh Saniri untuk dikukuhkan sebagai Raja Negeri Laha. Oleh karena itu pemerintah kota hanya mengkukuhkan, itu tanpa ada intervensi apapun juga dari segi kepentingan bagi pemerintahan kota Ambon,” kata Louhenapessy saat memberikan sambutan

Diakuinya, Rifally Azhar diangkat dan dipilih oleh rakyat sendiri, dan itu disahkan oleh Pemerintah Kota Ambon. Sehingga, Pemerintah Kota Ambon sama sekali tidak mau pernah mengintervensi apapun juga untuk menentukan siapa raja dari negeri-negeri yang ada.

“Pemerintah Kota Ambon sangat takut, kalau kita mengambil langkah yang salah, itu akan menjadi warisan nilai yang salah bagi sebuah pelantikan tata kelola pemerintahan di kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon menyerahkan sepenuhnya kepada negeri-negeri adat untuk memilih siapa yang berhak memimpin negeri itu secara kultural adat, dengan berpedoman kepada sebuah realiata budaya masyarakat yang ada,” ungkapnya.

Baca juga :   Pengurus Mapida,Kwarda Dan LPK Gerakan Pramuka Maluku Resmi Dilantik

Menurut Louhenapessy, begitu lama dan panjang usaha serta upaya masyarakat untuk menunggu, dan hari ini pelantikan raja negeri Laha periode 2019-2026 merupakan satu kebanggaan tersendiri bagi masyarakatnya karena memiliki seorang raja yang defenitif.

“Negeri Laha adalah salah satu neregri adat dari 22 negeri adat yang ada di Kota Ambon. Negeri-negeri adat ini merupakan salah satu keunikkan yang dimiliki oleh Ambon yang berbeda dengan kota-kota lai di Indonesia,” tuturnya.

Lanjut dia, uniknya Ambon dari kota lain adalah pemerintahannya terdiri dari kelurahan, desa, dan negeri adat, sedangkan kota lain tidak memiliki negeri adat.

Negeri-negeri adat yang ada dalam pemerintahan Kota Ambon diatur dalan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 dan 10 tentang keberadaan dari sebauah negeri adat.

“Saya ingin membuat banyak perubahan di negeri Laha agar menjadi lebih maju dengan memaksimalkan  potensi-potensi alam yang ada, dan diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan, kesehatan guna masyarakat lebih sejahtera,” kata Raja Negeri Laha, Rifally Azhar saat diwawancarai.

Reporter : Mendy S

Editor : Redaksi

Check Also

Sehari Sebelum Dilantik,Widya Buka Pembekalan Pengurus Kwarda Maluku

AMBON,N25NEWS.com-Jelang sehari dilantik oleh Ketua Kwarnas Pramuka, Budi Waseso, Pengurus Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Kwartir …