Warek III Unpatti Membuka Dialog Publik HMI Cabang Ambon

AMBON,N25NEWS.com-Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Jusuf Madubun, M.Si mewakili Rektor Universitas Pattimura membuka kegiatan Dialog Publik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon dengan Tema Dampak Penyesuaian Tarif Angkutan Umum Sesuai Peraturan Walikota Ambon Nomor 613 Tahun 2021,yang berlangsung di ruang Senat Lantai IV Unpatti, kamis (23/9).

”Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh HMI Cabang Ambon, karena HMI tidak memilih melakukan aksi demonstrasi terkait dengan dampak penyesuaian tarif angkutan umum di Kota Ambon,”kata Madubun saat menyampaikan sambutannya.

Menurutnya HMI tidak memilih untuk gelar aksi demo, akan tetapi dengan pemikiran yang posistif,ide serta gagasan HMI Cabang Ambon,namun memilih untuk berdiskusi, ini menunjukan bahwa mereka (HMI) adalah mahasiswa yang bermartabat” ungkap Dr. Madubun.

Olehnya, Madubun berharap,dialog yang dilakukan hari ini dengan menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidangnya dapat mengahsilkan pemikiran-pemikran yang baru sebagai masukan dan rekomendasi yang bermutu yang dapat disampaikan melalui Kepala Dinas Perhubungan sehingga menjadi feedback dari adanya peraturan Walikota ini.

Adapun, kegiatan tersebut juga menghadirkan beberapa narasumber yakni, dari akademisi, Dr. Nasarudin Umar, SH., MH, Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon Robert Sapulette, ST., MT., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Ambon Dr. M. Faqih Seknun, M.Pd.

Selain itu, kegiatan ini berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19.

Ditempat yang sama Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon Burhanudin Rumbouw mengatakan,dialog publik ini dilakukan guna menyikapi dampak dari kenaikan tarif angkutan kota (angkot) di Kota Ambon.

Dijelaskan Burhanudin pihaknya mengangkat tema diatas,sebab bagi HMI persoalan kenaikan tarif angkot umum ini menjadi problem sosial di kalangan masyarakat di Kota Ambon.

Bahkan tambah Burhanudin,kenaikan tarif angkot menimbulkan polimik,pasalnya fakta dilapangan banyak supir angkot sengaja menaikan harga angkot tidak sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Pemkot Ambon.

“Ini menjadi polimik karena pembayaran tarif angkot tidak berdasarkan peraturan yang ada,kadang masyarakat membayar harga angkot lebih dari pada penetapan yang sudah di keluarkan oleh Pemkot Ambon dalam hal ini Dinas perhubungan kota Ambon,”ujarnya.

Lebih lanjut kata Burhanudin,dialog yang dilakukan hari ini tentu sangat penting,karena merupakan alternatif dari pada gerakan-gerakan jalan.

“Yang kemudian kami alihkan untuk dialog-dialog diskusi publik dan kemudian menghadirkan beberapa pemateri-pemateri terbaik,dari lingkungan hidup,perhubungan,DPRD,akademisi Unpatti dan IAIN,”jelasnya.

Semoga diharapkan dialog ini menjadi sebuah rekomendasi khusus untuk pemerintah,DPR dan juga mewakili aspirasi masyarakat yang ada di Kota Ambon yang hari ini sangat mengeluh tentang tarif angkot umum.

“Untuk kami akan tetap merekomendasikan kepada pemerintah dari hasil kegiatan hari ini,kami akan mengawal dengan pemerintah dalam hal ini pasti kami lakukan gerakan-gerakan yang lain untuk bagaimana mengawal kepentingan masyarakat kota Ambon,”tandasnya.

Editor : Aris Wuarbanaran

Check Also

Polimik KNPI Masih Berlanjut,Kadispora Maluku Sarankan Adakan Musda Bersama

AMBON,N25NEWS.com-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku Sandy A.Wattimena ST MT. menyikapi persoalnya tigalisme KNPI …